"XL Tunai belum akan generate revenue secara signifikan. Tak masalah buat kami karena kami ingin menciptakan ekosistemnya dulu," kata Direktur Commerce XL Axiata, Nicanor V Santiago III, di Planet Hollywood, Jakarta, Selasa (23/10/2012).
XL yang mulai mengkomersilkan e-money melalui brand XL Tunai sejak awal tahun ini telah memiliki hampir 200 ribu pengguna dan ditargetkan masih bisa menambahnya lagi menjadi 600 ribu di akhir 2012 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini XL telah memiliki lebih dari 8.000 outlet merchant dan agen pulsa yang menjadi ujung tombak layanan e-money XL Tunai. Dengan kerja sama barunya bersama mitra merchant, XL menargetkan hingga akhir 2012 akan memiliki total 12 ribu lokasi merchant.
Selain memperkuat kemitraan bersama para merchant, XL juga menambah fitur layanannya. Saat ini XL Tunai memiliki tujuh fitur, yakni cash in dan cash out, kemudian isi pulsa, pembayaran belanja online, pembayaran tagihan secara online, pembayaran di toko, dan pengiriman domestik melalui remittance.
Menurut Direktur Teknologi, Content & New Business XL, Dian Siswarini, bisnis remittance telah mengalami pertumbuhan yang baik secara global maupun nasional.
Layanan ini, kata dia, telah menjadi alternatif pengiriman uang, memberikan kemudahan dalam berkirim uang dan dapat menjadi penggerak perekonomian nasional.
"Pasarnya lumayan menggiurkan karena ada Rp 70 triliun yang dikirimkan setiap tahunnya, sementara orang yang memiliki rekening bank baru sekitar 10% dari total populasi. Pengiriman via kantor Pos juga hanya 14%, artinya, ini peluang yang benar-benar besar," kata Dian.
Meskipun peluang remittance dan e-money diakui cukup besar, namun transaksi melalui uang elektronik ini pada bulan Agustus 2012 "hanya" mencapai Rp 167,97 miliar. Turun 29,45% dibandingkan bulan Juli 2012 sebesar Rp 238,1 miliar.
Berdasarkan data dari Bank Indonesia, walau nilai transaksi menurun, tetapi jumlah kartu yang beredar mengalami kenaikan 5,46%. Jumlah kartu yang beredar per Agustus sebanyak 18,9 juta,sementara pada Juli sebesar 17,92 juta kartu.
Sedangkan volume transaksi pada Agustus sebesar 8,49 juta atau turun 13,54% dibandingkan Juli sebesar 9,82 juta.
Pada Agustus 2011 nilai transaksi e-money sebesar Rp 102,3 miliar dengan volume transaksi 3,39 juta dan kartu beredar 11,29 juta kartu.
(rou/fyk)