Tanggapan manajemen disampaikan langsung oleh Division Head of Public Relation Indosat, Adrian Prasanto, yang ditemui detikINET di tempat kejadian demo berlangsung.
"Terkait dengan kegiatan aksi yang dilakukan karyawan anggota serikat pekerja indosat pada hari ini, kami menghargai masukan dan aspirasi yang disampaikan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari orasi yang disampaikan, Serikat Pekerja menyatakan keprihatinannya akibat sistem rekrutmen yang tidak transparan, banyaknya karyawan asing yang masuk tanpa dilihat kompetensinya, termasuk juga sistem remunerasi yang dianggap tidak fair.
Dari demo itu juga disampaikan, orang lama Indosat dengan orang baru punya standar yang berbeda. Banyaknya konsultan asing yang dipakai juga dikeluhkan sebagai pemborosan.
"Orang-orang asing ini hanya mendikte kita. Mereka harus tahu kalau orang lokal juga mampu dan punya power," kata Ketua Serikat Pekerja Indosat Yoan Hardi dalam orasinya.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh karyawan anggota serikat pekerja Indosat, Pras mengaku menghargai serta menghormati sepenuhnya masukan dan aspirasi yang disampaikan.
"Indosat telah menerapkan sistem rekrutmen dan penempatan karyawan yang memberikan kesempatan bagi personal yang memiliki kompetensi dan mendukung kebutuhan perusahaan," pungkasnya.
Ratusan karyawan yang menggunakan atribut serikat pekerja Indosat menggunakan topi berwarna kuning, turun memenuhi halaman gedung kantor pusat Indosat.
Mereka bersatu menyuarakan keprihatinannya akan sejumlah masalah di tubuh perusahaan telekomunikasi BUMN yang mayoritas sahamnya kini dikuasai Qatar Telecom tersebut.
Menurut pantauan detikINET dari halaman gedung kantor pusat Indosat, ada sekitar 300 karyawan pria dan wanita yang mengelilingi gedung untuk mendengarkan orasi dari Serikat Pekerja Indosat.
Demo yang berlangsung sejak pukul 12.30 siang ini berlangsung tertib dan damai. Hingga pukul 14.00, demo masih terus berlangsung di halaman gedung Indosat.
(rou/ash)