Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Menkominfo Unjuk Gigi di GSM Congress

Menkominfo Unjuk Gigi di GSM Congress


- detikInet

Barcelona - Menkominfo Tifatul Sembiring didapuk menjadi salah satu pembicara kunci dalam sesi Connected Brilliance -- Broader Way 2012 Forum di sela acara GSM Congress yang berlangsung di Barcelona, Spanyol.

Dua pembicara utama lainnya adalah Sekjen International Telecommunication Union (ITU) Hammadou Torre dan Tim Williams yang merupakan perwakilan dari Australia.

Dalam forum yang cukup bergengsi tersebut, Menkominfo mengatakan bahwa sebagai negara kepulauan yang terbesar di dunia, Indonesia sangat mengandalkan peningkatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini juga didorong oleh program nasional MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia) dimana seluruh komponen strategis termasuk telekomunikasi dikerahkan secara optimal," dalam keterangan resminya, Selasa (28/2/2012).

Saat ini, lanjut Tifatul, potensi ekonomi Indonesia sangat bagus yang diindikasikan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kondisi stabilitas keamanan relatif juga disebut bagus dan potensi pasar telekomunikasi sangat menjanjikan di Tanah Air.

"Hanya saja, kondisi krisis ekonomi di Amerika dan Eropa serta ketegangan di selat Hormuz memang menjadi indikator mengkhawatirkan," imbuhnya.

Menteri juga mengakui, meski potensi broadband sangat prospektif secara internasional, namun kondisi eksternal politik tetap harus diperhatikan oleh Indomesia. Namun ia sangat yakin bahwa broadband Indonesia akan terus meningkat dan berkembang dalam trek yang benar.

GSM Congress merupakan forum tempat bertemunya para CEO, regulator, praktisi, media, pengusaha IT dan telekomunikasi dan masyarakat dari seluruh belahan dunia.

Ada kondisi yang berbeda dalam perhelatan GSM Congress tahun ini. Hal itu karena untuk pertama kalinnya forum tersebut berlangsung di saat Eropa masih hangat diguncang krisis moneter.

Namun demikian, kondisi tersebut dinilai sama sekali tidak terasa dalam suasana di forum. Terlebih, selain jumlah pengunjung membanjir di hari pembukaan, juga karena jumlah booth justru makin meningkat.

"Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat dunia terhadap telekomunikasi berikut pesatnya teknologi tidak kena imbas krisis. Hanya saja, satu hal yang membedakan adalah ekspansi teknologi dari China seperti tidak terbendung dan cukup mendominasi booth peserta. Satu lagi adalah, investor dari kawasan Teluk Persia yang makin meningkat pula," imbuh Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto, yang juga ikut rombongan menteri.

Usai memberi keynote speech, Tifatul selanjutnya diundang dalam diskusi panel bersama empat narasumber lain: Luigi Gambardella (Excecutive Board CEO ETNO), Vijay L. Kelkar (Chairman of the India Development Foundation dan Chairmsn of Natiomal Stock Exchange Mumbai), Darrel M. West (Vice Presodent dan Director. Government Studies), Edward Deng (Senior Vice Presiden of Huawei Technology), serta Mohammed Yassen (Chairman of Pakistan Telecom authority).


(ash/fyk)





Hide Ads