Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
SMS Premium Anjlok 57%
Omzet XL Tetap Melambung Rp 19 Triliun
SMS Premium Anjlok 57%

Omzet XL Tetap Melambung Rp 19 Triliun


- detikInet

Jakarta - Operator seluler XL Axiata tetap meraih omzet tinggi Rp 18,92 triliun meskipun pendapatan dari value added service (VAS) sempat anjlok 57% sejak pemerintah menginstruksikan deaktivasi layanan pesan premium secara massal.

Omzet sebesar Rp 18,92 triliun itu diraih XL pada 2011 lalu, naik 7% dibandingkan 2010 yang sebesar Rp 17,6 triliun. Meskipun bisnis VAS turun drastis di kuartal keempat, namun pendapatan XL terselamatkan oleh bisnis data yang tumbuh pesat 61% tahun lalu.

"Pengguna layanan data sekarang telah melebihi setengah dari total pelanggan kami, sedangkan trafik layanan data telah naik tiga kali lipat," kata Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, dalam keterangannya, Sabtu (28/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Total jumlah pelanggan XL hingga akhir 2011 mencapai 46,4 juta nomor. Dijelaskan Hasnul, pengguna layanan data sekarang berjumlah 25,5 juta, 55% dari total pelanggan XL dan trafik penggunaan data telah tumbuh cepat sebesar 295% dari 2,7 Petabyte tahun 2010 menjadi 10,6 Petabyte di tahun 2011.

XL pun terus memperkuat infrastruktur jaringannya dengan menambah lebih dari 6.000 BTS, dimana 81% di antaranya--total 4.910 Node B--adalah BTS 3G. Total BTS 2G dan 3G yang dimiliki XL pada akhir 2011 telah berjumlah 28.273 BTS.

Anak perusahaan grup Axiata ini juga mencatat pengeluaran pembelanjaan modal sebesar Rp 6,5 triliun pada 2011, dimana lebih dari setengah diinvestasikan untuk bisnis layanan data.

Sebelumnya, Hasnul memproyeksi, XL bisa meraih pertumbuhan pendapatan sekitar 6-8 persen pada akhir 2012 nanti. Sedangkan total pelanggan tumbuh 10 persen menjadi 49-50 juta pengguna.

Belanja modal XL pada 2012 diperkirakan berkisar Rp 6 triliun dimana akan dibangun sekitar 7-8 ribu Node B (BTS 3G) yang menyerap lebih dari 50 persen belanja modal.


(rou/rou)





Hide Ads