Omzet sebesar Rp 18,92 triliun itu diraih XL pada 2011 lalu, naik 7% dibandingkan 2010 yang sebesar Rp 17,6 triliun. Meskipun bisnis VAS turun drastis di kuartal keempat, namun pendapatan XL terselamatkan oleh bisnis data yang tumbuh pesat 61% tahun lalu.
"Pengguna layanan data sekarang telah melebihi setengah dari total pelanggan kami, sedangkan trafik layanan data telah naik tiga kali lipat," kata Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi, dalam keterangannya, Sabtu (28/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
XL pun terus memperkuat infrastruktur jaringannya dengan menambah lebih dari 6.000 BTS, dimana 81% di antaranya--total 4.910 Node B--adalah BTS 3G. Total BTS 2G dan 3G yang dimiliki XL pada akhir 2011 telah berjumlah 28.273 BTS.
Anak perusahaan grup Axiata ini juga mencatat pengeluaran pembelanjaan modal sebesar Rp 6,5 triliun pada 2011, dimana lebih dari setengah diinvestasikan untuk bisnis layanan data.
Sebelumnya, Hasnul memproyeksi, XL bisa meraih pertumbuhan pendapatan sekitar 6-8 persen pada akhir 2012 nanti. Sedangkan total pelanggan tumbuh 10 persen menjadi 49-50 juta pengguna.
Belanja modal XL pada 2012 diperkirakan berkisar Rp 6 triliun dimana akan dibangun sekitar 7-8 ribu Node B (BTS 3G) yang menyerap lebih dari 50 persen belanja modal.
(rou/rou)