Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Gelar LTE, XL Tak Punya Banyak Opsi Frekuensi

Gelar LTE, XL Tak Punya Banyak Opsi Frekuensi


- detikInet

Jakarta - Dibanding kompetitor lainnya, operator seluler XL Axiata mengaku tak punya banyak pilihan menyambut pagelaran layanan seluler 4G berbasis Long Term Evolution (LTE).

"Kami tidak punya keleluasaan. Frekuensi 2G kami sangat terbatas. Itu sebabnya kami tak punya frekuensi buat refarming," ungkap Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi.

Ya, refarming atau daur ulang frekuensi lama digadang-gadang menjadi opsi alternatif untuk menggelar LTE. Dalam hal ini, frekuensi yang bisa di-refarming ialah frekuensi 2G yang biasa digunakan untuk teleponi dasar (voice).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut vendor jaringan Ericsson, setidaknya ada tiga operator 3G yang bisa mengambil opsi tersebut jika melihat dari ketersediaan frekuensi 2G.

"Sayangnya frekuensi 2G kami cuma sedikit, 15 MHZ. Di pita 1800 MHz ada 7,5 MHz, dan di 900 MHz ada 7,5 MHz juga," papar Hasnul.

"Jadi untuk LTE kami tergantung pemerintah. Kalau ada tender frekuensi kami akan ikut," pungkasnya.



(rou/rou)







Hide Ads