"Kami tidak bisa main cekal, tapi akan kami pelajari. Di sini harus ada legal standing yang jelas dulu, kalau tidak nanti Panja yang disalahkan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Bareskrim Brigjen Arief Sulistiyo dalam rapat dengan Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI, di Jakarta Kamis (12/1/2012).
Anggota Komisi I Yoris Raweyai mengatakan, permintaan cekal tetap akan diajukan pihaknya agar para direksi CP bermasalah, khususnya yang berkewarganegaraan asing tidak melarikan diri dari kasus pencurian pulsa yang diperkirakan mencapai Rp 1 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permintaan tersebut diutarakan anggota Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI kala memanggil empat CP yang dilaporkan paling bermasalah oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).
Keempat CP tersebut adalah PT Extent Media Indonesia (9393), PT Kreatif Bersama (9877), PT Era Cahaya Brillian (9399), PT Nextnation Prisma (9899).
Dari empat CP itu, ada satu perusahaan yang mengakui tidak berizin, yakni Extent Media yang bekerja sama ekslusif dengan operator Telkomsel.
"Di sini ada empat CP, satu tidak terdaftar. Kami secara resmi meminta agar direksi dari CP tersebut dikenakan cekal tidak boleh ke luar negeri agar tidak melarikan diri," kata Fayakun, anggota Komisi I di sela rapat Panja Pencurian Pulsa, Kamis (12/1/2012).
(rou/ash)