Dipaparkan oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), pulsa yang dikembalikan oleh Telkomsel senilai Rp 446.504.516, Indosat Rp 58.289.614, XL Rp 369.512, Axis Rp 1.314.465, Hutchison Tri Rp 10.621.796, dan Bakrie Telecom Esia Rp 26.800.
"Kami masih terus mengejar pengembalian pulsa," kata Mohammad Budi Setiawan, Wakil Ketua BRTI kepada detikINET, Senin (19/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Indosat, operator ini bekerja sama dengan 87 CP, dimana 71 memiliki izin BRTI, sementara 16 tidak berizin tetapi menyelenggarakan konten berhubungan dengan layanan masyarakat seperti kepolisian.
Komplain konten premium di Indosat secara signifikan mengalami penurunan. Jika pada kuartal I/2011 sekitar 35 ribu keluhan per minggu, kuartal III/2011 menjadi 15 ribu per minggu, dan usai keluarnya surat unreg massal oleh BRTI menjadi 1.200 komplain per minggu.
Sementara XL Axiata memiliki kerjasama dengan 70 CP dimana 4 CP dihentikan kerjasamanya karena tidak memiliki ijin sejak Oktober lalu. Di Telkom Flexi terdapat 64 CP dan semuanya berlisensi. Bahkan kinerja konten premium ini sekitar Rp 11 miliar per bulan atau menyumbang 6% dari total omset sebesar Rp 200 miliar per bulan.
Di Bakrie Telecom, terdapat 61 CP, dimana 50 CP berijin dan 11 sedang proses mengurus ijin dan komersial. Di Tri (3), terdapat kerjasama dengan 115 CP, 46 CP terdaftar dan melakukan komersialisasi, sementara 15 CP memiliki pendapatan dan layanan aktif.
Di Axis ada 49 CP dan semuanya terdaftar di BRTI. Omset konten premium di Axis mampu menyumbang 3% total pendapatan perusahaan. Terakhir di Smartfren terdapat 30 CP dengan omset sekitar Rp 600 juta per bulan.
(rou/ash)