"Tidak ada hubungannya antara aksi mogok sebagian anggota Sepakat terhadap kualitas layanan kepada pelanggan," tegas GM Corporate Communications Telkomsel, Ricardo Indra.
Menurutnya, Sepakat dan manajemen Telkomsel sudah sama-sama berkomitmen bahwa mogok tidak akan mengganggu layanan pelanggan. Selain itu, saat ini masih terjadi dialog di antara kedua belah pihak untuk mencapai arah penyelesaian
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja, pernyataan Indra tersebut berseberangan dengan apa yang diutarakan pihak Sepakat. Sebelumnya, serikat karyawan Telkomsel yang mogok itu secara jelas telah menyebutkan bahwa aksi yang mereka jalankan menuai penurunan kualitas pelayanan di beberapa wilayah.
Bahkan, Sepakat tak segan untuk menyampaikan permintaan maaf mereka atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada pelanggan.
"Sehubungan dengan aksi Mogok Kerja Nasional yang dilakukan pekerja Telkomsel yang tergabung dalam Sepakat (Serikat Pekerja Telkomsel) yang dimulai sejak tanggal 10 November 2011 yang lalu, yang kemudian berdampak pada menurunnya kualitas layanan bagi sebagian pelanggan Telkomsel, kami Serikat Pekerja Telkomsel mewakili pekerja meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi khususnya selama 4 hari belakangan ini," demikian bunyi pernyataan Sepakat.
Hal ini pun ditegaskan oleh Sekjen Sepakat Yogi R. Bahar. Menurutnya, pengurus Sepakat sudah mendapat sejumlah laporan dari beberapa daerah yang BTS-nya sempat down dan layanan menjadi terganggu.
"Banyak, terjadi di berbagai daerah. Seperti di Sulawesi, Jakarta, dan wilayah Jawa. Laporan itu kami tangkap dari laporan DPW yang kemarin meeting dengan kita (pengurus pusat Sepakat-red.)," tandasnya, kepada detikINET, Senin (14/11/2011).
(ash/fyk)