"Kami sangat bersemangat dengan proyek perluasan jaringan dan infrastruktur kami, khususnya dengan layanan mobile broadband sebagai fokus utama rencana ekspansi besar-besaran ini," kata Erik Aas, Presiden Direktur dan CEO Axis.
Nah, ketika rencana ekspansi ini sudah terealisasi, maka wilayah jaringan anak perusahaan Saudi Telecom Company itu diklaim akan menjadi dua kali lipat. Dimana layanan mobile broadband dijanjikan bakal diperluas dan memiliki kualitas yang semakin baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Axis mengaku strategi mereka dalam menyewa menara sesuai dengan arahan pemerintah untuk pemanfaatan infrastruktur secara bersama di industri telekomunikasi.
"Selain ramah bagi lingkungan, menara bersama juga efisien bagi kami. Dan pada ekspansi ini kami memanfaatkan menara bersama lebih dari 90%," imbuhnya.
Di seluruh jaringannya, Axis mengklaim kecepatan data akan meningkat secara signifikan hingga 42 Mbps di mana akan menambah kecepatan melakukan browsing internet, mengirim dan menerima email atau mengunduh dan mengunggah data.
Hanya saja, untuk dapat mencapai kecepatan seperti itu, Axis membutuhkan blok kedua dari frekuensi 3G yang saat ini masih dalam 'sengketa' dan menanti ketegasan regulator.
"Kami telah berkomitmen untuk segera menggunakan dan melakukan pembayaran untuk tambahan frekuensi tersebut, dan kini masih menunggu untuk bisa memanfaatkan blok tersebut sesegera mungkin," pungkas Erik.
Axis meluncurkan layanannya pada April 2008 dan kini sudah mengekspansi lebih dari 400 kota di Tanah Air. Setelah tiga tahun lebih berkompetisi, Axis telah memiliki lebih dari 15 juta pelanggan.
(ash/fyk)