Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bangun 'Triple Play' di Apartemen, First Media Kucurkan Rp 1,7 M

Bangun 'Triple Play' di Apartemen, First Media Kucurkan Rp 1,7 M


- detikInet

Jakarta - First Media cuma mengalokasikan USD 210 ribu atau tak sampai Rp 2 miliar untuk membangun akses jaringan 'triple play' di apartemen Kemang Village Residence yang berisikan 700 unit kamar hunian.

"Investasi capex kami untuk per unit cuma US$ 30. Itu sebabnya kami berani menggratiskan langganan setahun untuk memperkenalkan layanan triple play kami," kata Dicky Moechtar, Direktur Penjualan First Media, di Kemang Village Residence, Jakarta, Senin (13/6/2011).

Dicky mengatakan bahwa nantinya layanan triple play berupa HDTV, TV kabel dan internet tersebut, dapat diakses secara gratis untuk hunian apartemen di kompleks Kemang Village Residence, yang meliputi Tower Ritz, Cosmopolitan, dan Empire Village Residence.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk tahun pertama orang yang tinggal di hunian tersebut akan mendapatkan akses gratis. Namun di tahun selanjutnya akan dikenakan biaya, dengan sistem pembayaran yang terpisah," jelas Dicky.

Hingga kuartal pertama 2011, First Media telah memiliki 360 ribu pelanggan dengan average revenue per user (ARPU) sebesar Rp 220 ribu. "Target kami pelanggan akan bertambah menjadi 435 ribu di akhir tahun nanti," kata Dicky.

Ia pun menjelaskan, meski investasinya tak besar, namun kualitas layanan yang ditawarkan First Media cukup mumpuni. Untuk akses triple play ini, bandwidth yang disediakan cukup besar.

"Untuk high definition TV butuh kapasitas 8-10 Mbps, tergantung jenisnya. Kalau untuk siaran sport yang banyak bergeraknya, butuh 10 Mbps," kata dia.

"Layanan ini kami jamin tidak akan putus tayangannya karena alokasi spektrum untuk broadcasting-nya lewat kabel cukup besar, 1070 MHz. Jadi kalau dimampatkan pakai HD bisa 1500 channel," lanjut Dicky.

Sementara untuk akses internetnya, bandwidth yang disediakan bervariasi. "Untuk internet bisa 1, 2, 3, 6, sampai 20 Mbps. Paketnya sama dengan yang kami pasarkan di retail," ujarnya.

Untuk akses di apartemen, First Media menggunakan sambungan serat optik yang terhubung ke ruang kontrol di apartemen. Lalu, akses optik tersebut akan didistribusikan melalui kabel coaxial ke tiap unit kamar hunian.

"Semua jaringan kami berbasis kabel. Untuk WiFi cuma dipakai di ruang publik saja. Kalau di unit memang wajib kabel karena bandwidth yang dibutuhkan besar, untuk TV saja bisa 100 Mbps," pungkas Dicky.

(rou/ash)





Hide Ads