"Broadband akan menjadi salah satu dari beberapa proyek besar yang akan kita ground breaking untuk memajukan perekonomian Indonesia," ucap Hatta seperti dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (14/5/2011).
Asisten Deputi Menko Perekonomian bidang Utilitas dan Telematika Eddy Satriya menambahkan, draft untuk National Broadband Plan sudah dipersiapakan dan akan diserahkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Eddy, pembangunan infrastruktur broadband di Indonesia diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 96 triliun hingga Rp 170 triliun. Dana tersebut dibutuhkan untuk mewujudkan target penyediaan layanan broadband berkecepatan 2 megabit per detik (Mbps) di beberapa kota di Indonesia dengan tarif layanan yang terjangkau.
(rou/rou)