Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bocornya Data Pelanggan
Operator Tangkis Tudingan Membocorkan Data Pelanggan
Bocornya Data Pelanggan

Operator Tangkis Tudingan Membocorkan Data Pelanggan


- detikInet

Jakarta - Para operator telekomunikasi menolak disalahkan terkait dugaan kebocoran data 25 juta pelanggan. Menurut mereka, sumber kebocoran bisa dari mana saja.

"Yang jelas operator sangat menjaga kerahasiaan data dan sifatnya closed," kata Teguh Prasetya, Group Head Brand & VAS Marketing Indosat, kepada detikINET, Senin (24/1/2010).

Tak hanya Indosat yang menangkis tudingan, operator lainnya juga melakukan hal yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isu itu tidak benar. Sebagai operator seluler, XL wajib menjaga kerahasiaan data pelanggan sesuai UU (undang-undang) yang berlaku," kilah head of Corporate Communication XL Axiata, Febriati Nadira.

Menurut Ira, sapaan akrabnya, khusus untuk SMS broadcast jika sifatnya peer to peer (P2P) antar pelanggan, biasanya aksi tersebut langsung dilakukan melalui pengiriman secara acak ke sembarang nomor.

"Namun jika diketahui sendernya menggunakan nama XL atau layanan XL maka akan kami block nomornya agar tidak disalahgunakan dan merugikan pelanggan," tegas Ira.

Bantahan soal kebocoran data pelangganΒ  juga disampaikan oleh Hutchison CP Telecommunication (HCPT) Indonesia selaku penyelenggara seluler Tri.

"Kebocoran data itu bisa dari mana saja, sulit sekali di-track dan bukan sepenuhnya tanggung jawab dari operator. Dan sangat tidak adil kalau menjadi tanggung jawab operator," ujar Deputy GM Product Innovation HCPT, Hiro Whardana.

(rou/wsh)







Hide Ads