"Enggak bayar. Cuma janji doang mau kontribusi, entah apa bentuknya enggak jelas," seloroh MS Manggalanny, salah satu pengurus yayasan Nawala, kepada detikINET, Kamis (20/1/2011).
Meski di satu sisi kerja sama ini terkesan sangat menguntungkan RIM, namun Nawala tetap akan memanfaatkan momentum ini untuk menawarkan jasanya lebih luas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi RIM sediakan server entah di sini apa di Kanada, whatever, kita setup mirror Nawala dia pakai sendiri. Ongkos dia semua, maintenance tetap kita," lanjut dia.
Dengan demikian, ada kemungkinan RIM memanfaatkan jasa DNS filtering Nawala untuk diterapkan dalam memblokir konten negatif seperti pornografi dan SARA di seluruh negara pengguna layanan BlackBerry.
BlackBerry sendiri telah dipasarkan melalui 475 mitra operator dan channel di 160 negara di dunia. Di Asia Pasifik, RIM bekerjasama dengan lebih dari 45 operator di 20 negara termasuk Indonesia. (rou/rns)