Menkominfo Tifatul Simbiring sebelumnya menegaskan kepada Research In Motion (RIM) untuk segera menutup akses pornografi melalui perangkat BlackBerry. Menanggapi hal tersebut, komunitas id-berry hanya menyesalkan cara penyampaian yang dinilai kurang tepat.
"Kita sambut baik kok rencana pemerintah, cuma problem-nya di penyampaiannya saja. Kan nggak perlu ngancem-ngancem, malah jadi terkesan arogan," ujar Deddy Avianto, pencetus komunitas id-berry, kepada detikINET, Selasa (11/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pribadi jarang sekali browsing di BB, kecuali kalau ada hal yang urgent. Lagi pula kalau lihat gambar apa pun di BB itu kurang enak, karena selain dikompres, layarnya juga kecil," pungkas Deddy.
Seperti diketahui, Kominfo sebelumnya telah mengultimatum RIM untuk segera melakukan sensor terhadap akses internet di BlackBerry. Jika permintaan tersebut tak digubris, maka tinggal menunggu waktu bagi fasilitas browsing di BlackBerry untuk ditutup.
Adapun fasilitas BlackBerry lainnya, seperti BBM dan email dipastikan tetap berjalan seperti biasa, jika kemungkinan terburuk benar-benar terjadi. (eno/rou)