"Ini kali kedua kami melakukan pelatihan reparasi ponsel. Namun ini yang kali pertama anak jalanan dan anak cacat jadi fokus utama," kata Deputy Corporate Secretary Telkomsel, Aulia Ersyah Marinto kepada detikINET, Jumat (20/8/2010).
Program pelatihan reparasi ponsel kali ini berlangsung di enam lokasi seperti Bogor, Malang, Purwokerto, Yogyakarta, Cikampek, dan Medan. Pelatihan yang berlangsung sejak 19 Agustus hingga 2 September 2010 ini melibatkan 100 anak jalanan dan penyandang cacat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah pelatihan usai, mereka akan ditempatkan di pos-pos Telkomsel Siaga. Sehingga ilmu yang didapat langsung dipraktekkan untuk melayani pelanggan Telkomsel dan non-Telkomsel yang singgah dan butuh reparasi atau sekadar cek kerusakan ponselnya," jelas Aulia.
Pelatihan reparasi ponsel ini merupakan salah satu bentuk aksi CSR yang dilakukan Telkomsel. Menurut Aulia, anggaran yang dialokasikan untuk CSR keseluruhan senilai Rp 26 miliar.
"Khusus di Ramadhan ini alokasi CSR yang kami keluarkan hampir Rp 3 miliar dalam bentuk donasi ke lapas wanita dan anak, panti jompo, panti asuhan, renovasi mesjid di 60 titik daerah USO, termasuk pelatihan ponsel yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 700-800 juta," pungkasnya.
Β
(rou/eno)