Selasa, 10 Agu 2010 11:07 WIB

Kisruh BlackBerry Bikin Menkominfo Kewalahan

- detikInet
Jakarta - Wacana soal pemblokiran BlackBerry sempat membuat Menkominfo Tifatul Sembiring kewalahan. Ia mengaku dibombardir habis-habisan oleh banyak orang hingga terpaksa mengesampingkan keluarganya.

"Soal BlackBerry lebih baik saya bahas sekarang sebelum ditanya lagi," kata Tifatul dalam jumpa pers di kantor Kementerian Kominfo, Selasa (10/8/2010).

"Karena saat bangun tidur, belum menyapa anak, saya sudah dibombardir pertanyaan-pertanyaan tentang isu pemblokiran Blackberry. Mulai dari SMS, email, Facebook, sampai Twitter," ujarnya lebih lanjut.

Oleh sebab itu, ia pun merasa harus segera meluruskan isu yang berkembang dengan menegaskan sikap terhadap Research in Motion (RIM) selaku produsen handset dan penyedia jaringan layanan BlackBerry.

"Kami telah menyurati RIM. Intinya, mereka beroperasi di Indonesia tapi belum membangun infrastruktur atau server di Indonesia," kata Tifatul.

"Sesuai UU ITE No.11/2008, penyelenggara telekomunikasi baik lokal maupun asing harus mendirikan server di Indonesia. Sama halnya dengan institusi internasional, bank Internasional. Posisinya sama dengan RIM. Bank internasional saja diwajibkan untuk membangun data center di sini," tandasnya.



(rou/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed