General Manager Network Operation Axis, Marc Prolux, menjelaskan, pengujian yang digelar selama 28 hingga 30 Juli 2010 ini menggunakan dua metode, yakni Tems dan Nemo.
Dua operator pesaing Axis pun turut dilibatkan sebagai pembanding. Sayang, nama dua operator itu tidak disebutkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Jawa Barat, sinyal kami sempat hilang karena telah terjadi pencurian di BTS yang ada di Indramayu," kilah Marc, dalam jumpa pers di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (30/7/2010).
Berikut adalah hasil pengujian Axis yang melintasi wilayah Jakarta, Karawang,
Cikampek, Cirebon, Purwokerto, Kebumen, Wates, Yogyakarta, Solo, Sragen, Nganjuk, dan berakhir di Surabaya.
Jawa Barat: Call Attempt 122, Call Successful Ratio 98,36%.
Jawa Tengah: Call Attempt 355, Call Successful Ratio 98,31%.
Jawa Timur: Call Attempt 222, Call Sucessful Ratio 100%.
Axis sendiri di 2010 sengaja menggelar uji jaringan di jalur Pantai Selatan
yang biasanya digunakan sebagai jalur alternatif mudik. Sebab, menurut Head of Corporate Communications Axis Anita Avianty, jalur Pantura merupakan jalur gemuk yang biasanya sudah jadi fokus para operator seluler lainnya.
"Padahal para pemudik seringkali lewat jalur selatan sebagai alternatif ketika terjebak kemacetan," ujarnya.
"Maka dari itu dengan pengujian ini kami menyatakan siap untuk menghadapi lonjakan pengguna ketika mudik. Sebab kita sudah mengcover jalur utara dan selatan. Bahkan tidak hanya di saat mudik, tapi sepanjang tahun," Anita menandaskan. (ash/rns)