Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Investasi Rp 35 Miliar untuk 7 Juta Bundling

Investasi Rp 35 Miliar untuk 7 Juta Bundling


- detikInet

Jakarta - Telkomsel menggandeng 20 vendor untuk membundel 100 jenis perangkat sebanyak 7 juta unit di sepanjang tahun 2010. Meski tak keluar biaya signifikan untuk kerja sama ini, namun investasi yang dihabiskan sedikitnya bisa mencapai Rp 35 miliar.

Menurut Agus Setia Budi, Deputy Vice President Channel Management Telkomsel, perangkat yang sudah dibundel pihaknya sejauh ini meliputi ponsel, modem, netbook, serta gadget lainnya. Vendor yang digandeng pun mulai dari mitra vendor lokal sampai vendor internasional seperti Nokia, BlackBerry, dan Apple.

"Apapun perangkatnya asal bisa digunakan untuk mengakses internet akan kita bundling. Hal ini untuk memastikan bahwa pelanggan di Indonesia mendapatkan akses jaringan terbaik," jelasnya pada detikINET usai kerja sama bundling dengan MLW Telecom di Hotel Crowne Plaza, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga jenis perangkat terbaru yang dibundel Telkomsel adalah modem 3,5G, netbook, dan ponsel Qwerty keluaran MLW Telecom. Untuk modem, ada 30 ribu unit yang dipasok. Sedangkan netbook 1.000 unit, dan ponsel ada 10 ribu unit yang siap dipasarkan setiap bulannya.

"MLW total sudah memasok 18 tipe perangkat untuk Telkomsel jika dihitung dari tahun 2008. Jumlahnya unitnya sudah banyak sekali, termasuk modem dengan garansi terlama pertama yang sampai 36 bulan," kata Direktur Product Marketing MLW Telecom, Rahmad Widjaja Sakti.

Dalam kerja sama bundling dengan para vendor, Telkomsel memang tak mengeluarkan biaya investasi signifikan. "Paling kami hanya keluar biaya sharing marketing bersama. Tapi kalau dilihat dari 7 juta unit yang kami bundling, kami harus menyediakan satu kartu perdana seharga Rp 5.000 untuk setiap unit," kata Agus.

Jika dijumlah melalui matematika sederhana, total biaya untuk kartu perdana yang diinvestasikan selama setahun lewat bundling 7 juta unit ini, maka Telkomsel memerlukan sedikitnya biaya Rp 35 miliar.

"Itu belum termasuk bonus pulsa dan bonus internet tiga bulan. Tapi menurut kami biayanya tetap tidak signifikan jika dibanding hasil yang didapat. Sebab, churn rate dari bundling product sangat rendah," tandas Agus.

Menurutnya, dari 88 juta pelanggan seluler Telkomsel saat ini, sudah ada 3 juta pelanggan aktif yang menggunakan perangkatnya untuk mengakses internet broadband. Mayoritas perangkat tersebut merupakan hasil dari program bundling antara Telkomsel beserta mitranya.

Β 

(rou/rou)







Hide Ads