"RIM berjanji hal seperti itu tak terulang kembali. Mereka khawatir di-banned lagi oleh Pemerintah Indonesia," ujar Kepala Pusat Informasi Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto kepada detikINET di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
Seperti diketahui, RIM sempat dikecam dan diancam akan kembali dibekukan izin impor barangnya oleh Kominfo. Ancaman ini keluar karena ada laporan dari pelanggan yang tak bisa memperbaiki BlackBerry miliknya di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tutup mata dengan jumlah, asalkan kualitasnya minimal sama dengan yang ada di Singapura," ucap Gatot.
Kominfo pun menegaskan bahwa, kecaman dan ancaman pembekuan izin impor yang dilayangkan sebelumnya bukan sebagai bentuk diskriminatif terhadap RIM dan BlackBerry.
"Kami tidak diskiriminatif dan bukan karena pesan dari siapapun. Kali ini kasus RIM kami angkat karena ada pengaduan resmi dan kami punya kewajiban menindaklanjutinya. Kami juga cukup appreciated dengan RIM karena cepat merespons," pungkas Gatot. (rou/ash)