"Target kami sampai akhir tahun cuma tambahan 75 ribu pelanggan saja," kata Group Head Brand Marketing Indosat, Teguh Prasetya, kepada detikINET, usai peluncuran Android Indosat di Kembang Goela, Plaza Sentral, Jakarta, Senin (22/2/2010).
Wajar saja jika Indosat tak berani banyak-banyak memasang target pelanggan. Sebab, layanan Android sangat membutuhkan bandwidth internet yang cukup besar. "Insya Allah kuat," kata Teguh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chief Marketing Officer Guntur Siboro mengatakan Indosat akan menyediakan paket data yang sesuai untuk kebutuhan pelanggan Android, baik melalui seluler pascabayar maupun prabayar.
"Android bukan butuh bandwidth besar tetapi ketersediaan yang tinggi karena berpotensi always on," kata Guntur.
"Pakai GPRS juga bisa tergantung pakai aplikasi apa. Kalau pakai Gmail saja kan no problem. Tentunya kita membangun kapasitas terus seperti kita melayani pelanggan BlackBerry," pungkas petinggi operator ini.
Sebelumnya, Guntur sempat memberikan asumsi bahwa Android mirip dengan iPhone milik Apple dalam hal penggunaan bandwidth yang boros. Menurut kalkulasinya, setiap pengguna Android akan menghabiskan kuota 2 GB setiap bulannya.
(rou/eno)