Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Flexi Bidik 2 Juta Komunitas Pekerja

Flexi Bidik 2 Juta Komunitas Pekerja


- detikInet

Jakarta - PT Telkom Tbk membidik penambahan dua juta pelanggan baru untuk layanan telepon nirkabel Flexi dari komunitas pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

"Dalam waktu kurang dua tahun kami menargetkan minimal dua juta pelanggan baru dari SPSI," kata Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah, dalam keterangan tertulisnya tentang kerjasama Flexi dan SPSI, Kamis (14/1/2010).

Hingga akhir tahun 2009, jumlah pelanggan Flexi secara nasional telah berjumlah 15,7 juta pelanggan. Telkom sendiri menargetkan Flexi bisa menambah sedikitnya 1,8 juta hingga akhir 2010 nanti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Optimisme pencapaian target pelanggan ditunjang cakupan layanan Flexi yang telah menjangkau lebih dari 320 kota di Indonesia dengan jumlah base transceiver station (BTS) yang berkisar 5000 unit.

"Dengan infrastruktur yang tersebar di seluruh kota, Flexi mulai 2010 ini akan lebih berkonsentrasi menggarap komunitas-komunitas potensial. Salah satunya komunitas SPSI yang anggotanya kini sekitar lima juta orang," papar Rinaldi.

Flexi-SPSI merupakan paket bundling kartu perdana Flexi dan terminal ponsel CDMA yang di dalamnya berisikan konten dan aplikasi meliputi informasi ketenagakerjaan.

Ke depan, Flexi akan terus mengembangkan inovasi-inovasi baru yang secara teknis memungkinkan yakni berupa fitur-fitur yang terkustomisasi, memenuhi keinginan dan selera pelanggan, serta selalu update mengikuti perkembangan dan keinginan pasar.

Executive General Manager Divisi Telkom Flexi Triana Mulyatsa menambahkan, fitur Flexi-SPSI meliputi Info Pekerja seperti informasi upah minimum, penyelesaian perselisihan, Jamsosteknas hingga TKI.

Informasi ketenagakerjaan yang juga disediakan adalah info perundang-undangan dan info bursa kerja. Menurut Triana, Flexi tertantang untuk menyiapkan perangkat telepon dan aplikasi pintar yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pekerja melalui Flexi-SPSI.

Ketua Umum Serikat SPSI Syukur Sarto menuturkan, anggotanya saat ini mencapai sekitar lima juta orang, dengan anggota aktif sekitar 3,9 juta.

"Sekitar dua juta tenaga kerja berpotensi untuk ikut menggunakan Flexi-SPSI, karena memang membutuhkan informasi seputar ketenagkerjaan," ujar Syukur.

Abdul menambahkan alasan memilih Flexi sebagai mitra dalam penyediaan fasilitas telekomunikasi untuk anggota SPSI karena memiliki jangkauan luas, selain juga dapat menyediakan konten-konten maupun fitur-fitur yang dibutuhkan pekerja.
(rou/ash)





Hide Ads