"Mungkin Onyx akan kami luncurkan Desember 2009 atau Januari 2010," kata Chief Marketing Officer Indosat Guntur Siboro di kantor pusat Indosat, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Onyx yang punya nama asli BlackBerry 9700 telah resmi diperkenalkan RIM beberapa waktu lalu. Kehadirannya langsung disambut sejumlah operator yang bermitra dengan RIM, khususnya Indosat. Tak lama berselang, Indosat pun langsung menggelar uji coba jaringan dan evaluasi software untuk Onyx.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Onyx yang dibungkus chrome berwarna gelap dan sisi belakang dibungkus semacam bahan kulit, juga menggunakan navigasi trackpad layaknya Gemini. Meski tak lagi menggunakan trackball layaknya Bold, keyboard empuk khas generasi sebelumnya masih tetap diadopsi ke ponsel ini.
Ponsel berdimensi 4,29 x 2,36 x 0,56 inci ini mendukung jaringan 3G dan HSDPA. Onyx menggunakan prosesor 624 MHz, yang dilengkapi dengan memori flash 256 MB, GPS built-in, Wi-Fi, kamera 3,2 megapixel, dan layar yang lebih tajam berukuran 2,4 inci dan resolusi 480 x 360.
Yang membedakannya dengan varian sebelumnya, Onyx telah mengintegrasikan BlackBerry OS 5.0, yang mampu menawarkan pengalaman email dan kalender jauh lebih baik, dan memiliki proses JavaScript dan CSS yang lebih cepat.
Untuk fitur multimedia, sama seperti varian varian sebelumnya, BlackBerry 9700 juga mampu memainkan musik hingga 38 jam non-stop, video, gambar, dan mendukung BlackBerry Desktop Manager, baik untuk PC maupun Mac, juga BlackBerry Media Sync untuk keperluan sinkronisasi iTunes dan Windows Media Player.
Fitur-fitur ini semakin lengkap setelah RIM menyematkan jack headset stereo 3,5 mm. Perangkat berkemampuan baterai 1500 mAh ini beroperasi pada kombinasi frekuensi jaringan MTS/HSDPA dan quad-band EDGE/GPRS/GSM di pita frekuensi 2100/1900/850/800 MHz dan dan 2100/1700/900 MHz.
Meski jadwal rencana peluncuran telah diungkap, namun Indosat belum mau membocorkan harga jual perangkat dan jumlah pasokan barang yang akan dibundling dengan kartu seluler miliknya.
"Kalau harga dan jumlah kami belum bisa menyebutkan. Sekarang kami masih uji coba jaringan, apakah cocok atau tidak dengan jaringan kami. Tunggu saja," pungkas Guntur.
(rou/faw)