Direktur Utama IM2 Indar Atmanto, memperkirakan penurunan terjadi karena pelanggannya saat itu lebih memilih menggunakan sarana panggilan suara (voice call) dan pesan singkat (SMS) untuk berkomunikasi.
"Dengan demikian, layanan akses data IM2 relatif aman selama masa libur lebaran," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip detikINET, Senin (28/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk PPS (packet per second), parameter yang digunakan untuk menghitung jumlah paket data yang keluar dan masuk jaringan juga mengalami penurunan, dimana tercatat 219 Kpps (kilo packet per second) dari rata-rata hari normal sebesar 250 Kpps.
Trafik monitoring yang dilakukan IM2 memperlihatkan pergeseran wilayah relatif padat yang biasa terjadi di lokasi-lokasi di kota besar berpindah ke wilayah sub urban (pinggiran kota) seperti Depok, Tangerang, Jatinangor, Buah Batu, Situbondo, dan lainnya.
"Kepadatan trafik ini hanya terjadi di beberapa BTS yang umumnya padat pemukiman dan bersifat spreading dan fluktuatif. Meski demikian, selama masa libur Lebaran, tim teknisi dan customer service kami siap sepanjang 24/7," jelas Indar.
"Jumlah inquiry yang masuk ke contact center IM2 pada masa liburan juga mengalami penurunan sebesar 50%, yakni tercatat 650 call, turun dari hari normal yang rata-rata 1300 call per hari," tandas dia.
Jangkauan jaringan Broadband 3G IM2 sendiri melingkupi kota-kota besar di Jawa, Bali, Medan, Batam, dan Makassar. Pelanggan layanan ini telah berjumlah sekitar 500 ribu pelanggan.
(rou/ash)