Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kanal 'Nyempil' 800 MHz Rezekinya Telkom-Btel

Kanal 'Nyempil' 800 MHz Rezekinya Telkom-Btel


- detikInet

Jakarta - Setelah melalui kajian dan analisa, kanal 1019 yang 'nyempil' di frekuensi 800 MHz ternyata persis di sebelah kiri kanal milik Bakrie Telecom (Btel). Itu artinya, dari empat operator telekomunikasi yang bercokol di spektrum itu, cuma Btel dan Telkom yang dapat rezeki kanal tambahan tersebut. Kenapa?

Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Mohammad Ridwan Effendi mengungkapkan demikian soal penemuan kanal tersembunyi itu kepada detikINET, Selasa (1/9/2009).

"Mobile-8 Telecom dan Indosat tidak kebagian radio trunking kanal 1019. Ini rezekinya Telkom dan Btel karena kanal ini ternyata persis ada di sebelah kiri kanal 37, 78, dan 119 milik Btel," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Spektrum 800 MHz sendiri saat ini ditempati oleh empat operator FWA (fixed wireless access) yang frekuensinya berpasangan, yakni Telkom dengan Btel, dan Indosat beserta Mobile-8 Telecom. Spektrum frekuensi itu sendiri mulanya cuma dikira total 14 kanal sana, dengan masing-masing pasangan operator dapat alokasi tujuh kanal.

Alokasi kanal terbanyak ada di Mobile-8, yang menggunakan empat kanal--dua untuk seluler Fren, satu untuk FWA Hepi, dan satu untuk EVDO Mobi. Sementara pasangannya, Indosat cuma kebagian dua kanal setelah FWA StarOne miliknya mengungsi dari 1900 MHz-- yang diharus dikosongkan gara-gara 3G.

Sedangkan Telkom dan Btel masing-masing menguasai tiga kanal. Telkom untuk FWA Flexi, Btel untuk FWA Esia dan Wifone, serta akses internet Wimode.

Sehingga total, dari 14 kanal yang dialokasikan ada dua kanal tersisa, yakni di kanal 160 dan 548. Keduanya memisahkan masing-masing operator pasangan frekuensi itu.

Dengan ditemukannya kanal tersembunyi 1019, itu artinya kanal yang tersisa di 800 MHz menjadi tiga. Jika dua kanal sisa sebelumnya sudah tak lagi bisa diperebutkan -- karena untuk pita penjaga atau guard band, maka satu kanal 'nyempil' ini sangat mungkin untuk digunakan.

"Nanti, Btel dan Telkom bisa sharing kanal tambahan ini. Btel pakai di Jabodetabek, Jabar dan Banten, sementara Telkom yang di luar ketiga area itu dengan cakupan nasional," tandas Ridwan. (rou/ash)




Hide Ads