Sebab saat ini, RIM-Authorized Repair Facility yang baru berdiri di Indonesia masih baru memastikan hanya bakal menerima BlackBerry bermasalah yang dibeli melalui empat operator mitra mereka, yakni Indosat, XL, Telkomsel dan Axis.Β
Terlebih di saat bersamaan, Depkominfo juga menuntut importir paralel BlackBerry untuk segera membangun layanan purna jualnya sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan.
Β
"Kami tetap mendesak RIM untuk membuka dialog agar ada kerja sama dengan importir paralel. Jawabannya mereka (RIM-red.) pun, akan dipertimbangkan," ujar Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Depkominfo kepada detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau semuanya kan ada 47 importir. Tapi satu per satu saja mereka (RIM) ajak dialog. Sedangkan kalau bagaimana deal-nya kami gak ikut campur tangan. Yang penting, pada prinsipnya RIM ada niat untuk negosiasi dengan importir paralel," tegas Gatot.
(ash/faw)