"Kalaupun ada pasokan, di Madura seringkali kebagian pemadaman listrik secara bergantian di wilayah-wilayah tertentu. Itu sebabnya kami memanfaatkan genset sebagai energi alternatif BTS," kata GM Network Operation East XL Harry Wibowo di sela drive test jaringan di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2009).
Meski demikian, ia memastikan jaringan XL siap untuk menampung lonjakan trafik selama Ramadhan, hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. "Peningkatan trafik terbesar di Madura adalah selama Idul Adha yang bisa mencapai tiga kali lipat. Kalau Ramadhan dan Idul Fitri biasanya hanya 1,5 sampai dua kali lipat saja," ujar Harry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Madura sekarang, XL telah mempunyai 445 BTS. BTS tersebut untuk melayani jaringan 2G dan 3G yang tersebar mulai dari Bangkalan, Sumenep, hingga Sampang," jelas Harry.
Dari sisi penetrasi layanan, XL juga meraih hasil yang menggembirakan. Tercatat ada 385.447 ribu pelanggan aktif. Mayoritas lebih suka menggunakan layanan suara (voice call) dan hanya 2% yang pakai untuk akses data.
Pertumbuhan trafik voice call juga semakin tinggi sejak jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan pulau Madura resmi dioperasikan beberapa waktu lalu. Kata Harry, trafik suara meningkat dari rata-rata 35 ribu panggilan per hari menjadi 44 ribu panggilan per hari.
"Selama tiga tahun terakhir ekspansi XL di Jawa Timur lebih banyak difokuskan di Madura karena penambahan akses selalu diikuti dengan peningkatan trafik, terutama setelah adanya Suramadu," pungkasnya.
(rou/ash)