Dikatakan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Heru Sutadi, berdasarkan pantauan pihaknya, jaringan telekomunikasi relatif aman dan tidak terpengaruh teror bom yang terjadi di kawasan lingkar Mega Kuningan tersebut, meski di dekat tempat kejadian perkara berkantor Excelcomindo Pratama (XL).
"Namun begitu hendaknya operator juga kian waspada dan memperketat sentral-sentralnya," ujarnya dalam keterangannya kepada detikINET, Selasa (21/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal itu ditunjukkan dengan trafik yang stabil bahkan sempat meningkat saat kejadian berlangsung karena banyak yang memastikan orang-orang dekatnya dalam keadaan aman," pungkasnya.
(ash/fw)