Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Frustrasi dengan Apple, OpenAI Ancam Ambil Tindakan Hukum

Frustrasi dengan Apple, OpenAI Ancam Ambil Tindakan Hukum


Virgina Maulita Putri - detikInet

OpenAI
OpenAI kabarnya akan mengambil tindakan hukum terhadap Apple setelah kolaborasi keduanya yang melibatkan ChatGPT tidak sesuai harapan. Foto: GSM Arena
Jakarta -

OpenAI tampaknya kesal karena kerjasamanya dengan Apple tidak berjalan sesuai harapan. Sampai-sampai pembuat ChatGPT itu mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap Apple.

Menurut laporan Bloomberg, OpenAI sudah menunjuk firma hukum eksternal untuk menelaah berbagai opsi yang tersedia, termasuk melayangkan peringatan pelanggaran kontrak resmi kepada Apple tanpa berujung pada gugatan penuh.

Kedua perusahaan sudah bermitra sejak tahun 2024 setelah Apple mengintegrasikan ChatGPT di fitur seperti Siri, Visual Intelligence, dan Image Playground di iOS, iPadOS, dan macOS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pengguna iPhone juga bisa berlangganan ChatGPT premium langsung dari aplikasi Settings, di mana Apple akan menerima komisi. OpenAI berharap kolaborasi ini akan memberikan pendapatan miliaran dolar per tahun dari pelanggan baru.

Namun, Bloomberg melaporkan bahwa OpenAI kesal dengan kerja sama ini. Mereka mengeluhkan integrasi ChatGPT di platform Apple seperti disembunyikan karena fitur-fiturnya sulit ditemukan dan pendapatan dari kerja sama ini jauh dari proyeksi.

"Mereka pada dasarnya mengatakan, 'OpenAI perlu mengambil langkah berani dan mempercayai kami,'" kata seorang eksekutif OpenAI yang tidak disebutkan namanya, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (15/5/2026).

"Kami telah melakukan segalanya dari perspektif produk. Mereka tidak, dan lebih buruk lagi, mereka bahkan belum melakukan upaya yang jujur," sambungnya.

Di sisi lain, Apple juga memiliki keluhannya sendiri. Produsen iPhone itu khawatir tentang standar privasi OpenAI dan kesal melihat upaya OpenAI terjun ke dunia hardware, sebuah inisiatif yang dipimpin sejumlah mantan eksekutif Apple.

OpenAI bukan satu-satunya mitra Apple yang menyesal telah berkolaborasi dengan perusahaan tersebut. Apple memiliki sejarah panjang dalam merangkul mitra dan kemudian mengasingkan mereka.

Salah satu kasus paling terkenal adalah dihapusnya aplikasi Google Maps dari iPhone pada tahun 2012 yang digantikan dengan Apple Maps yang lebih inferior. Saat itu aplikasi Google Maps menjadi salah satu daya tarik iPhone, sehingga penghapusannya menyebabkan kekacauan sampai memicu CEO Apple Tim Cook untuk meminta maaf.




(vmp/vmp)




Hide Ads
LIVE