Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
BlackBerry Terancam 'Diboikot', RIM Sampaikan Janji

BlackBerry Terancam 'Diboikot', RIM Sampaikan Janji


- detikInet

Jakarta - Tak kunjung ada pusat layanan resmi, pemerintah menyiapkan langkah yang secara tidak langsung akan 'memboikot' BlackBerry di Indonesia. Langkah dari pemerintah ini termasuk menghentikan sertifikasi perangkat baru dan membekukan sertifikat yang ada sehingga menghalangi importasi perangkat BlackBerry.

Research In Motion (RIM) selaku produsen perangkat BlackBerry pun menyampaikan janjinya. "RIM saat ini sedang dalam proses mempersiapkan pembukaan fasilitas reparasi resmi RIM di Indonesia yang akan segera dibuka dalam waktu dekat," sebut pernyataan resmi RIM yang diterima detikINET, Selasa (7/7/2009).

RIM menyatakan pembukaan fasilitas reparasi tersebut akan memperluas kemampuan layanan purna jual RIM yang telah ada untuk mendukung pertumbuhan penjualan smartphone BlackBerry oleh mitra-mitra RIM di Indonesia. Meski menyebut dalam waktu dekat, RIM tidak menegaskan apakah pembukaan itu akan memenuhi tenggat waktu dari pemerintah atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut RIM mengaku senang dengan antusiasme masyarakat di Indonesia terhadap BlackBerry. "RIM sangat senang dengan tanggapan positif terhadap layanan dan produk BlackBerry di Indonesia dan akan melanjutkan investasinya di Indonesia untuk mendukung para mitra dan pelanggan RIM di Indonesia," lanjut pernyataan itu.

Janji RIM itu pun ditutup dengan pandangan ke depan yang optimis akan pasar perangkat ponsel cerdas di Indonesia. RIM juga berjanji untuk memenuhi segala ketentuan-ketentuan yang berlaku. (wsh/ash)





Hide Ads