Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Awas, Serangan Fajar Via SMS Jelang Pilpres

Awas, Serangan Fajar Via SMS Jelang Pilpres


- detikInet

Jakarta - Jelang Pilpres, suhu perpolitikan di tanah air kian panas. Jasa telekomunikasi seperti SMS berpotensi menjadi 'senjata ampuh' untuk melancarkan serangan fajar atau kampanye negatif.

Untuk mengantisipasi terjadinya serangan fajar dan kampanye negatif yang menggiring rakyat untuk memilih calon tertentu, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) akan mengawasi pemanfaatan jasa telekomunikasi khususnya SMS.
Β 
"Sehubungan dengan pilpres besok, BRTI tetap akan mengawasi pemanfaatan jasa telekomunikasi, terutama sms, yang dapat digunakan sebagai serangan fajar dan kampanye negatif atau kampanye hitam, sehingga bisa mengubah pilihan rakyat dalam memilih presiden," ujar Heru Sutadi, anggota BRTI dalam pesan singkat yang diterima detikINET, Selasa (7/7/2007).

Selain lewat ponsel, kampanye negatif juga banyak dilancarkan melalui internet. Namun, BRTI tidak akan 'bermain' di area ini, karena itu di luar domain BRTI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BRTI hanya akan mengawasi yang melalui SMS, dimana dampaknya diperkirakan besar mengingat lebih dari 100 juta rakyat Indonesia memiliki handphone," tandas Heru. (faw/ash)






Hide Ads