"Kabar itu tidak benar. Bukan Bakrie Telecom yang akan melakukan konsolidasi di 2010, tapi industri secara keseluruhan," terang Direktur Korporat PT Bakrie Telecom Tbk, Rakhmat Junaidi, kepada detikINET, Selasa (7/7/2009).
Ia juga membantah rumor tentang kemungkinan perseroan mengakuisisi PT Mobile-8 Telecom Tbk, serta kabar pasar yang beredar bahwa PT Telkom Tbk berminat terhadap kepemilikan atas Bakrie Telecom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, manajemen saat ini lebih memilih untuk fokus mengembangkan bisnis telekomunikasi melalui produk akses nirkabel mobilitas terbatas fixed wireless access Esia, Wifone, dan Wimode.
Tahun 2009 ini, Bakrie Telecom menargetkan jumlah pelanggan 10,5 juta dan ditargetkan dapat bertambah menjadi 14 juta tahun berikutnya. Perseroan juga memiliki bisnis sambungan langsung internasional (SLI) yang diharapkan bisa meraup sepertiga pasar, atau setara dengan Rp 1 triliun dalam 3 tahun mendatang.
Adapun, Bakrie Telecom baru saja meraup dana Rp 390 miliar dari total nilai penjualan menara telekomunikasi miliknya, yaitu Rp 450 miliar. Anak usaha Bakrie & Brothers itu telah menunjuk PT Solusi Tunas Pratama sebagai pemenang tender penjualan 543 menara. Perjanjian jual beli dan sewa menara ini ditandatangani pada 14 Mei 2009 lalu. (rou/faw)