Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
RIM Diminta Bijak Tangani Korban BlackBerry Kloning

RIM Diminta Bijak Tangani Korban BlackBerry Kloning


- detikInet

Jakarta - Maraknya pin BlackBerry yang dikloning memang membuat Research in Motion (RIM) -- selaku produsen BlackBerry -- mengalami kerugian. Meski demikian, RIM diimbau untuk dapat mengambil tindakan bijak dalam mengusut kasus ini, jangan menuduhkan semua kesalahan kepada pengguna.

Pasalnya, menurut Sekjen Indonesia Telecommunication User Group, Muhammad Jumadi, hampir rata-rata pengguna BlackBerry kloningan -- termasuk di Indonesia -- tidak mengetahui bahwa dirinya telah menjadi korban.Β Β Β Β Β Β Β 

"Sudah semestinya RIM mengambil tindakan bijak tapi tegas bagaimana cara memproteksi agar pin tidak bisa dikloning dan untuk hal yang sudah terjadi harus diambil langkah bijak karena hampir rata-rata pengguna tidak mengetahui bahwa BB yang dibeli adalah hasil kloning," ujar Jumadi kepada detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tindakan bijak yang dimaksud Jumadi seperti memberikan solusi yang menguntungkan kepada pengguna. "Barangkali bisa dengan memberikan atau mengganti nomor pin baru untuk membantu pengguna yang dirugikan," tukasnya.
Β 
Sementara untuk para pelaku -- pengganda atau pengkloning pin -- Jumadi menyerukan tindakan hukum yang tegas. "Karena kerugian finansial yang tidak sedikit akibat aksi kloning ilegal oleh beberapa oknum tersebut," tandasnya.

Ketiadaan kantor cabang resmi RIM di Indonesia sebelumnya dituding menjadi kambing hitam terbengkalainya korban BB kloningan di Tanah Air. BRTI pun telah menyurati perusahaan asal Kanada itu untuk datang ke Jakarta. Direncanakan, pertemuan kedua belah pihak dapat terealisasi minggu kedua di bulan Juni. (ash/faw)





Hide Ads