Garmin Indonesia resmi meluncurkan dua smartwatch lari terbaru, Forerunner 70 dan Forerunner 170, yang ditunjukkan segmen pelari pemula dan menengah.
Kehadiran Forerunner 70 dan Forerunner 170 memperluas jajaran perangkat lari Garmin di kelas yang sama, seperti sebelumnya ada Forerrunner 55 dan Forerunner 165 non music.
Kedua smartwatch GPS ini dirancang untuk membantu pengguna membangun kebiasaan berlari dengan dukungan coaching dan analisis performa langsung dari pergelangan tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan banyak pelari memulai aktivitas lari dengan tujuan sederhana seperti hidup lebih aktif atau menyelesaikan target jarak tertentu. Namun, tantangan terbesar sering kali adalah menjaga latihan tetap konsisten dan terarah.
"Melalui Forerunner 70 dan Forerunner 170, Garmin menghadirkan pengalaman structured training yang lebih mudah diakses, sehingga pengguna dapat memahami progres tubuhnya, menyesuaikan latihan, dan membangun konsistensi dari waktu ke waktu," ujarnya dikutip dari siaran pers, Rabu (17/6/2026).
Untuk mendukung latihan harian, kedua smartwatch dibekali fitur Garmin Coach yang menawarkan program latihan adaptif sesuai kondisi tubuh dan target pengguna. Tersedia pula daily suggested workouts yang secara otomatis menyesuaikan rekomendasi latihan berdasarkan performa dan pemulihan setelah sesi lari sebelumnya.
Garmin juga menghadirkan fitur baru quick workouts yang memungkinkan pengguna mendapatkan rekomendasi latihan hanya dengan memilih durasi dan tingkat intensitas yang diinginkan. Fitur ini ditujukan untuk memudahkan pelari pemula yang belum terbiasa menyusun program latihan secara mandiri.
Garmin Forerunner 70 Foto: Garmin |
Selain itu, Forerunner 70 dan 170 dibekali GPS bawaan, pemantauan detak jantung dari pergelangan tangan, pengukuran pace dan jarak, serta lebih dari 80 mode olahraga yang mencakup lari, bersepeda, renang, latihan kekuatan, dan aktivitas kebugaran lainnya.
Bagi pengguna yang ingin memahami performa secara lebih mendalam, Garmin menyematkan sejumlah metrik latihan premium seperti Training Readiness untuk mengukur kesiapan tubuh sebelum berolahraga, Training Status untuk memantau perkembangan latihan, serta Wrist-Based Running Power dan Running Dynamics yang memberikan analisis teknik berlari secara lebih detail.
Tak hanya berfokus pada olahraga, kedua smartwatch ini juga dilengkapi fitur pemantauan kesehatan seperti advanced sleep tracking, Sleep Coach, HRV Status, Pulse Ox, hingga Health Snapshot yang membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan kualitas pemulihan sehari-hari.
Dari sisi desain, Forerunner 70 dan Forerunner 170 mengusung layar AMOLED 1,2 inci dengan dukungan layar sentuh serta lima tombol fisik khas Garmin yang memudahkan navigasi saat berolahraga.
Forerunner 70 menawarkan daya tahan baterai hingga 13 hari dalam mode smartwatch dan tersedia dalam pilihan warna Citron, Soft Pink, Tidal Blue, Cool Lavender, Black, serta Whitestone. Sementara itu, Forerunner 170 dan Forerunner 170 Music memiliki daya tahan baterai hingga 10 hari.
Khusus varian Forerunner 170 Music, pengguna dapat mengunduh lagu, podcast, dan konten audio dari layanan musik yang didukung sehingga dapat mendengarkan musik tanpa perlu membawa smartphone saat berlari.
Garmin Forerunner 70 dipasarkan dengan harga Rp4.659.000. Sementara Garmin Forerunner 170 dibanderol Rp5.589.000 dan Forerunner 170 Music dijual seharga Rp6.529.000.
Ketiga perangkat tersebut sudah tersedia mulai hari ini melalui seluruh Garmin Brand Store di Indonesia serta kanal penjualan resmi Garmin di berbagai platform e-commerce.
(agt/agt)


