Chery memperluas ekosistemnya di Indonesia. Setelah jajaran mobil listrik, kini vendor asal China ini memboyong robot berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama AiMOGA ke Tanah Air.
Saat ini Chery menghadirkan dua robot humanoid, yakni robot anjing Argos dan Mornine yang dirancang untuk berbagai kebutuhan, mulai dari layanan pelanggan hingga sektor kesehatan.
Robot humanoid Mornine menjadi salah satu sorotan utama. Robot ini memiliki tinggi 167 cm, berat 70 kg, serta dibekali 40 degree of freedom (DOF) yang memungkinkan pergerakan lebih fleksibel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mornine mampu berkomunikasi dalam lebih dari 10 bahasa dan melakukan berbagai tugas seperti menyajikan minuman maupun memberikan informasi kepada pengguna," jelas Sam, Marketing Overseas Chery saat media preview secara online.
Sementara Argos merupakan robot anjing yang ditujukan sebagai pendamping keluarga, kebutuhan edukasi, hingga aktivitas komersial.
AiMOGA Mornine dapat dioperasikan lewat smartphone Foto: Adi FR/detikINET |
Dari sisi teknologi, AiMOGA mengandalkan kombinasi kecerdasan buatan, sensor, kamera, dan LiDAR untuk mengenali lingkungan sekitar. Perusahaan juga menyebut robotnya dapat terintegrasi dengan model AI seperti ChatGPT dan DeepSeek untuk mendukung kemampuan interaksi dengan pengguna.
"Robot kami memadukan kemampuan AI, persepsi lingkungan, dan interaksi manusia secara natural. Ke depan, kemampuan ini akan terus berkembang seiring bertambahnya data dan skenario penggunaan," jelas Sam.
Pasar Indonesia
Menurut Sam, kehadiran AiMOGA di Indonesia merupakan bagian dari langkah perusahaan untuk memperkenalkan pemanfaatan robot humanoid di berbagai sektor.
"Kami melihat Indonesia sebagai salah satu pasar yang sangat potensial untuk pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan. Karena itu, kami ingin mulai memperkenalkan solusi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun industri," ujarnya
AiMOGA Mornine Foto: Adi FR/detikINET |
Dalam pemaparannya, AiMOGA menyebut fokus utama pengembangan robot mereka bukan sekadar demonstrasi teknologi, melainkan penggunaan di dunia nyata. Beberapa skenario yang disiapkan antara lain sebagai asisten penjualan di dealer kendaraan, robot perawat di rumah sakit, hingga robot polisi lalu lintas.
"Filosofi pengembangan kami adalah menghadirkan robot yang benar-benar dapat bekerja dan membantu aktivitas manusia. Kami ingin teknologi ini memiliki nilai guna yang jelas dalam kehidupan sehari-hari," kata Sam.
Untuk sektor kesehatan, perusahaan mengembangkan robot perawat yang dapat membantu mengarahkan pasien ke poli yang sesuai, memberikan informasi dasar, serta membantu navigasi di lingkungan rumah sakit. Sementara robot polisi lalu lintas dirancang untuk membantu pengaturan arus kendaraan dan mengurangi risiko yang dihadapi petugas di lapangan.
AiMOGA turut memanfaatkan jaringan global Chery yang telah hadir di lebih dari 130 negara dan wilayah. Perusahaan menilai jaringan tersebut dapat mempercepat adopsi teknologi robotika di berbagai pasar, termasuk Indonesia.
Selain mencari peluang bisnis, AiMOGA juga membuka kemungkinan kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia, mulai dari distributor, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga pengembangan riset dan teknologi.
"Kami terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi di Indonesia, baik dengan sektor swasta, pemerintah, maupun institusi pendidikan. Tujuannya adalah membangun ekosistem robotika yang dapat tumbuh bersama kebutuhan pasar lokal," tutup Sam.
AiMOGA Mornine Foto: Adi FR/detikINET |
Perusahaan menargetkan penggunaan robot humanoid tidak hanya di sektor industri, tetapi juga layanan publik dan kebutuhan konsumen di masa depan. Dengan langkah ini, Indonesia menjadi salah satu pasar yang masuk dalam rencana ekspansi AiMOGA di kawasan Asia Tenggara.
Saat ini Argos dan Mornine belum dijual secara umum. Namun pihak Chery membuka pemesanan khusus jika ada konsumen yang tertarik mengadopsi kedua robot tersebut.
"Harganya belum bisa kami publish. Namun jika berminat bisa menghubungi kami untuk sifatnya menjadi pengadaan," ujar Arthur Panggabean, Head of Brand and Marketing Chery Business Unit.
(afr/afr)




