Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Buka Cabang di Indonesia
Regulator dan Operator Harus Bersatu Desak RIM
Buka Cabang di Indonesia

Regulator dan Operator Harus Bersatu Desak RIM


- detikInet

Jakarta - Pertumbuhan pengguna BlackBerry di Indonesia termasuk yang mencengangkan. Namun meski menjadi salah satu tambang emasnya, Research in Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry masih juga enggan membuka perpanjangan tangannya di Tanah Air.

Alhasil, tekanan bagi perusahaan asal Kanada ini untuk segera membuka kantor cabang di Indonesia kian digencarkan. Hal ini dinilai perlu agar pengguna BlackBerry di negara kita lebih mudah mendapatkan layanan purna jual.

Sekjen Indonesia Telecommunication User Group, Muhammad Jumadi pun berharap regulator dan operator bersatu padu menggalang kekuatan untuk mendesak RIM. Syukur-syukur mereka mau membuka pabriknya, tapi paling tidak diawali dengan memiliki service center resminya saja terlebih dulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maraknya kloningan pin dan IMEI dari BlackBerry black market juga menjadi kekhawatiran IdTUG. Pengguna diimbau untuk lebih berhati-hati dan jangan membeli BB BM hanya karena iming-iming harga murah.Β Β Β Β Β 

"Di samping itu regulator diminta mengawasi kecurangan-kecurangan yang merugikan pengguna dan jangan sampai malah BB BM mendapat sertifikasi dengan alasan apapun, karena yang dirugikan pasti konsumen," tegas Jumadi kepada detikINET.

BRTI sendiri selaku regulator telah menyurati RIM untuk datang ke Jakarta. Dalam surat pemanggilannya, RIM akan dimintai tanggung jawab seputar layanan purna jual produk yang masuk ke pasar Indonesia. (ash/faw)





Hide Ads