BT Lim, Deputi CEO Smart Telecom mengatakan, geliat potensi bisnis akses data sebenarnya sudah bisa dirasakan sejak saat ini. "Siapa yang di ruangan ini yang sudah memiliki account di Facebook?" tanyanya. Menurutnya, dengan akses layanan data ini dengan atau tanpa disadari akan membangun komunitas di masa depan.
Sehingga tak salah jika strategi Smart sendiri pun tak lepas dari memperkuat basis layanan data mereka. Mulai dari meningkatkan kapasitas hingga menggandeng perusahaan lain untuk memberi nilai tambah layanannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelanggan Smart nantinya akan mendapatkan layanan yang ada dalam Windows Live seperti email gratis dengan personal domain smart.co.id, messenger, blogging, photo sharing, penyimpanan data di hardisk virtual dengan kapasitas sampai 25 GB, dan lainnya.
Smart sendiri saat ini mengklaim sudah memiliki pelanggan mendekati 2 juta, dengan 10% diantaranya atau sekitar 200 ribu merupakan pelanggan layanan data. "Kami memang sangat ambisius dengan (layanan) data," pungkas Ruby Hermanto, Head of Core Product Branding Smart Telecom.
(ash/faw)