Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Tantangan bagi Layanan Telekomunikasi akan Terjadi di H+3'

'Tantangan bagi Layanan Telekomunikasi akan Terjadi di H+3'


- detikInet

Jakarta - Penyelenggara jaringan dan jasa telekomunikasi diimbau untuk tidak berpuas diri dengan hasil 'cukup baik' menjelang hari pencontrengan kemarin. Tantangan sesungguhnya baru akan terjadi pada H+3.

Demikian dikatakan Kebag Pusat Informasi dan Humas Depkominfo Gatot S. Dewa Broto dalam keterangan persnya, Jumat (10/4/2009).

"Sebab pada saat H+3, sebanyak 471 KPUD di tingkat Kabupaten/Kotamadya dan 33 KPUD di tingkat Provinsi secara berangsur-angsur mulai mengirimkan akumulasi hasil KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dalam bentuk formulir rekapitulasi model C1-IT untuk dibaca datanya dengan ICR (Intelligent Character Recognition) dari masing-masing KPUD yang telah dipindai (scanning) langsung ke Data Centre KPU," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Gatot, mulai H+3 atau bahkan mungkin lebih cepat diperkirakan keingintahuan masyarakat untuk mengakses hasil tabulasi sementara secara bertahap yang tersedia di layanan internet akan mengalami trafik yang cukup tinggi.

Menghadapi kondisi tersebut, Depkominfo pada 8 April 2009 telah melakukan inspeksi mendadak ke kantor PT Telkom di Grha Citra Caraka yang diantaranya menyediakan layanan call centre pemilu, network monitoring untuk fasilitas telekomunikasi dan sistem informasi pemilu.

Berdasarkan peninjauan langsung tersebut, PT Telkom yang telah ditunjuk oleh KPU sebagai pemenang tender penyediaan jaringan penyediaan komunikasi data dinilai telah mempersiapkan dengan cukup baik.

"Akan tetapi, kepada PT Telkom dan para penyelenggara telekomunikasi lainnya, Depkominfo tetap sangat berharap untuk tetap menjaga kualitas layanan telekomunikasi, karena bagaimanapun juga rangkaian Pemilu 2009 masih belum selesai dan bahkan lebih tinggi tingkat kompleksitasnya di bidang IT dan belum lagi terhitung dengan tanggung-jawab berikutnya pada saat Pilpres 2009 pada bulan Juli 2009," pungkas Gatot.


(ash/ash)




Hide Ads