"Hidup ini ada ajalnya," kata Menkominfo Mohammad Nuh usai melantik BRTI periode 2009-2011 di gedung Depkominfo, Jakarta, Senin (2/3/2009).
"Jangan Dirjen Postel, presiden saja kalau sudah ajalnya, maksudnya, kalau sudah habis waktunya akan diganti," jelas Nuh secara filosofis, tanpa mau melanjutkan wawancara tentang posisi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara nama yang disebut terakhir enggan mengambil kesimpulan dari rumor yang beredar. "Itu belum tentu, jangan berspekulasi," kata Basuki. Sedangkan Cahyana juga tak mau menanggapi isu ini. "Ini bukan kewenangan saya," ujarnya.
Isu pergantian dirjen postel juga makin jelas saat pengukuhan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Meski ikut dilantik bersama enam anggota lainnya, nama Basuki tidak disebut saat disumpah untuk ketua BRTI. Ia hanya disebut sebagai ex-officio dirjen postel dan wakil pemerintah. (rou/faw)