BRTI menegaskan bahwa penyedia jasa internet harus memerhatikan antara kemampuan kapasitas, bandwidth jaringan, dan jumlah pengguna. Dengan memaksakan jaringan dan bandwidth terbatas untuk sebanyak mungkin menjaring pelanggan, ujungnya kualitas
yang akan dikorbankan.
"Kedua, iklan seperti "up to kbps/mbps" harus diperbaiki. Jangan menggoda konsumen dengan kemampuan bit rate tertentu jika itu tidak bisa dideliver," seperti disampaikan anggota komite BRTI Heru Sutadi, kepada detikINET, Kamis (26/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun perlu diluruskan, IM2 bukan penyelenggara jaringan 3G. Sebab, yang mempunyai lisensi adalah Indosat. Sehingga bukan dalam kapasitas IM2 jika menyatakan jaringan yang dipakai untuk data bebannya sudah penuh," tandas anggota BRTI sampai 2011 itu. (rou/faw)