"IPTV akan kita luncurkan demi menahan turunnya pendapatan dari telepon tetap kabel," ungkap Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah, di Gedung Telkom, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
Telkom sebelumnya berencana merilis layanan televisi berbasis internet ini pada kuartal ketiga 2008. Jaringan ini menggunakan akses telepon kabel dengan pita yang lebih lebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara trafik suara memang terus terjadi penurunan. Hal ini karena berubahnya gaya hidup masyarakat dari telepon tetap ke layanan bergerak seluler. Namun, meski terjadi pernurunan, telepon tetap masih berkontribusi sebesar 80 persen bagi pendapatan perusahaan yang belum dikonsolidasi," jelasnya.
Besarnya pendapatan tersebut, kata Rinaldi, karena telepon tetap memiliki layanan lain untuk meraup keuntungan, seperti layanan data broadband Speedy dan pembayaran abonemen telepon tetap.
Triple Play
Telkom mengungkap dari 8,7 juta pelanggan yang menggunakan telepon tetap kabel, sekitar 20 persen dari jumlah tersebut dinilai sudah mampu untuk menggunakan IPTV.
Jika Telkom berhasil menjalankan IPTV, maka konsep triple play berhasil dijalankan untuk telepon tetap kabel karena jasa suara, data, dan gambar disalurkan bersamaan melalui satu jaringan.
"Untuk mengembangkan jasa triple play dibutuhkan waktu yang lama agar diterima pasar," tandas Rinaldi.
(rou/faw)