Selain dari sambungan telepon tetap dan nirkabel Flexi, kontribusi pendapatan terbesar diharapkan datang dari akses broadband Speedy. "Pertumbuhan Speedy sangat signifikan belakangan ini," General Manager Telkom Divisi Regional II Bogor, Prasabri Pesti, mengungkapkan demikian kepada detikINET, Kamis (5/2/2009).
Di ketiga area tersebut pada 2008 lalu, menurutnya, Telkom berhasil menambah jumlah pelanggan Speedy jadi 52 ribu sambungan layanan atau meningkat 389% dari tahun sebelumnya. Sementara di 2009, target pelanggan diharapkan meningkat dua kali lipat lebih atau sedikitnya 100 ribu sampai 120 ribu pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sebagai salah satu upaya kami untuk memperkenalkan akses Speedy prabayar," kata Prasabri. Akses Speedy yang dipasarkan Telkom Bogor ternyata tak hanya untuk tujuan komersil semata. Sebab, Telkom juga menyediakan warnet murah untuk rural area yang belum terjangkau warnet. Untuk akses setiap jamnya, pengunjung warnet cuma dikenakan Rp 1500.
"Tahap awal, warnet itu disediakan di 10 lokasi STO Telkom. Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial kami. Tujuannya untuk pendidikan internet di masyarakat," tandas GM Telkom terbaik di angkatannya itu.
(rou/ash)