Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Telkom Kejar Rp 900 M dari Contact Center

Telkom Kejar Rp 900 M dari Contact Center


- detikInet

Jakarta - Telkom, melalui anak usahanya PT Infomedia Nusantara, menargetkan pendapatan Rp 900 miliar dari Contact Center. Meski terbilang banyak, Presdir Infomedia Agina Siti Fatimah mengatakan angka itu tak seberapa dibandingkan pendapatan Telkom.

"Yah, biarpun Rp 900 miliar, itu kecil lah, kayak debu. Tapi meskipun kecil ini akan jadi kue yang besar nantinya," ujar Agina dalam peresmian Contact Center Telkom - Garuda Indonesia di City Walk Plaza, Jakarta, Kamis (15/1/2009).

Untuk membuktikan bahwa bisnis Contact Center akan menjadi besar, Agina memaparkan pertumbuhan pendapatan Infomedia dari Contact Center dibandingkan mencapai 20 persen pada 2008. Tahun 2009 pun Telkom rela mengucurkan investasi untuk Contact Center sebesar Rp 26 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan 26 perusahaan --mayoritas perbankan dan telekomunikasi-- yang menjadi pelanggannya, Telkom diklaim Agina menguasai 56 persen pangsa pasar di Indonesia. Saat ini ada sekitar 20 perusahaan yang menjalankan jasa serupa.

Pada Kamis 15 Januari 2009 Telkom meresmikan kerjasama dengan Garuda Indonesia untuk mengelola Contact Center maskapai penerbangan itu. Meski kini dikelola Telkom, nomor Contact Center Garuda tak akan berubah.

Petugas Difabel

Infomedia memiliki 7.000 petugas Call Center di beberapa lokasi, di Contact Center City Walk saja menurutnya ada 1.500 petugas. Dari 7.000 petugas itu, menurut Agina, ada cukup banyak yang merupakan kalangan difabel (different ability).

Keberadaan kalangan difabel di antara petugas Call Center Infomedia dipuji oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh ketika mengunjungi lokasi di City Walk. Nuh pun berharap fasilitas bagi mereka diperbanyak.

Rinaldi Firmansyah, Direktur Utama Telkom, mengatakan di luar negeri kalangan difabel memang banyak berkiprah di Call Center. Biasanya, ujar Rinaldi, Call Center di luar negeri berisi petugas dari kalangan difabel dan juga lanjut usia yang masih ingin produktif. (wsh/wsh)





Hide Ads
LIVE