"Yah, biarpun Rp 900 miliar, itu kecil lah, kayak debu. Tapi meskipun kecil ini akan jadi kue yang besar nantinya," ujar Agina dalam peresmian Contact Center Telkom - Garuda Indonesia di City Walk Plaza, Jakarta, Kamis (15/1/2009).
Untuk membuktikan bahwa bisnis Contact Center akan menjadi besar, Agina memaparkan pertumbuhan pendapatan Infomedia dari Contact Center dibandingkan mencapai 20 persen pada 2008. Tahun 2009 pun Telkom rela mengucurkan investasi untuk Contact Center sebesar Rp 26 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Kamis 15 Januari 2009 Telkom meresmikan kerjasama dengan Garuda Indonesia untuk mengelola Contact Center maskapai penerbangan itu. Meski kini dikelola Telkom, nomor Contact Center Garuda tak akan berubah.
Petugas Difabel
Infomedia memiliki 7.000 petugas Call Center di beberapa lokasi, di Contact Center City Walk saja menurutnya ada 1.500 petugas. Dari 7.000 petugas itu, menurut Agina, ada cukup banyak yang merupakan kalangan difabel (different ability).
Keberadaan kalangan difabel di antara petugas Call Center Infomedia dipuji oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh ketika mengunjungi lokasi di City Walk. Nuh pun berharap fasilitas bagi mereka diperbanyak.
Rinaldi Firmansyah, Direktur Utama Telkom, mengatakan di luar negeri kalangan difabel memang banyak berkiprah di Call Center. Biasanya, ujar Rinaldi, Call Center di luar negeri berisi petugas dari kalangan difabel dan juga lanjut usia yang masih ingin produktif. (wsh/wsh)