Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Teori Konspirasi Trump Time Traveler, Sketsa Umur Seabad Jadi 'Bukti'

Teori Konspirasi Trump Time Traveler, Sketsa Umur Seabad Jadi 'Bukti'


Aisyah Kamaliah - detikInet

Gambar yang dipercaya menjadi bukti bahwa Donald Trump adalah penjelajah waktu.
Gambar yang dipercaya menjadi 'bukti' bahwa Donald Trump adalah penjelajah waktu. Foto: Facebook/Charles A.A. Dellschau
Jakarta -

Sebuah sketsa berusia seabad memancing teori konspirasi liar di internet. Teori yang tentu tidak berdasarkan fakta tersebut meyakini bahwa Presiden Amerika Serikat sekarang, Donald Trump, adalah penjelajah waktu.

Sejumlah sketsa berusia 100 tahun karya seniman kelahiran Prusia, Charles Dellschau, dipercaya menyimpan petunjuk bahwa presiden dan putra bungsunya Barron merupakan time traveler.

Para penggemar teori konspirasi menyoroti kata 'TRUMP' yang tertulis di beberapa gambar. Ditambah dengan gambar orang berambut pirang yang mengemudikan perahu berlabel 45, dan topi aluminium foil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Kemudian ada buku-buku yang diyakini menguatkan teori konspirasi gila itu. Melansir The Post, pada tahun 1890-an, Ingersoll Lockwood menulis kisah-kisah yang menampilkan seorang anak laki-laki bernama Baron Trump yang tinggal di Kastil Trump yang mewah. Dia melakukan petualangan yang dipandu oleh seorang mentor bijak, Don.

Penggemar teori mengatakan kemiripan yang luar biasa dengan Barron Trump terlalu aneh untuk diabaikan. Dalam 'The Last President,' Lockwood membayangkan pemungutan suara yang kacau di New York dan kerusuhan di Fifth Avenue.

Cerita makin liar lagi dengan bahan bakar 'anti-gravitasi' imajiner Dellschau, yang disebut NB Gas atau 'supe', yang menggerakkan mesin terbangnya. Para penggemar UFO menunjukkan bahwa itu sangat mirip dengan apa yang disebut pemerintah sebagai Unidentified Anomalous Phenomena (UAP). UAP sendiri telah dijanjikan Trump bakal diungkap ke publik.

Yah, namanya juga di internet. Hasilnya, netizen langsung merangkai bebas teori-teori dengan mengaitkan tulisan atau gambar yang ada.

Menurut The New Yorker, paman Donald Trump, profesor MIT John G. Trump, pernah meninjau makalah Nikola Tesla. Menurut para penganut teori konspirasi, makalah itu mungkin saja berisi teknologi perjalanan waktu rahasia.

Sampai saat ini, belum ada bukti kuat soal adanya perjalanan waktu. Bahkan Stephen Hawking pernah coba membuat pesta untuk menarik time traveler, tapi tidak pernah ada orang yang hadir memeriahkan acaranya.




(ask/ask)




Hide Ads