Demikian pandangan Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar. "Saya rasa persaingan baru sekadar ketat saja, belum sampai taraf berdarah-darah. Belum ada yang mengibarkan bendera putih, itu artinya operator masih untung," kata dia.
"Jadi saya rasa, operator belum saatnya merger karena masih banyak area yang belum terlayani," lanjutnya ketika ditemui di sela Indonesia Berprestasi Award yang diselenggarakan XL di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Rabu (19/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kedua operator itu harus bersaing membuka kode akses SLJJ di 50 kota, dimana sedikitnya 15 kota harus dibangun di kawasan Indonesia timur. "Di bawah itu, gugur. Nilai pembangunan di timur bobotnya lebih tinggi," tandas Basuki.
(rou/ash)