"Kami sih terbuka saja sepanjang vendor ponsel tersebut memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan akses masyarakat akan layanan telekomunikasi yang hemat dan berkualitas," ujar Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Jumat (19/9/2008).
Paket-paket bundling yang BTel lakukan, lanjutnya, selama ini memang tidak disertai subsidi sehingga harga yang ditawarkan pada masyarakat diklaim sebagai harga yang terbaik bagi semua pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paket ini diklaim mendapat respon luar biasa sehingga kemudian diperluas dengan berbagai vendor lainnya, seperti Motorola, Sanex, Alcomm, Modotel dan Verxion melalui paket 'Rumpi Abis'. Juga dengan Nexian ketika Esia meluncurkan paket bundling 'Hape Untuk Kita' di tahun 2006.
Berbagai kerjasama yang mereka lakukan ini, tak lain untuk memberikan pilihan ponsel yang lebih beragam pada masyarakat sesuai keinginan dan kebutuhannya. Lagipula dengan adanya keragaman ponsel ini, sekaligus menunjukkan bahwa kartu Esia dapat dipergunakan untuk semua jenis ponsel selama ponsel tersebut adalah ponsel CDMA dengan frekuensi 800.
"Kami selalu berupaya agar produk dan layanan telekomunikasi hemat Bakrie Telecom dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya berfokus pada tarif percakapan telepon, kami juga selalu berusaha agar berbagai hambatan dapat teratasi, termasuk ketersediaan ponsel sesuai dengan kebutuhan pelanggan," tandas Erik.
Mau ngobrol seputar ponsel dan gadget unik lainnya? Masuk saja ke detikINET Forum.
(ash/fyk)