kertas-merah.blogspot.com
Idealisme Dalam Sepucuk Kertas Merah
- detikInet
Jakarta -
Warna merah selama bertahun-tahun menjadi identik dengan aliran 'kiri', sosialis, bahkan komunisme. Padahal warna merah adalah separuh warna bendera Indonesia. Catatan yang ditulis di atas kertas merah bukan berarti catatan kaum 'kiri'. Bisa jadi itu adalah separuh hati nurani bangsa ini.Catatan 'merah' itu dituliskan dalam sebuah blog bernama kertas merah. Blog yang beralamat di kertas-merah.blogspot.com itu digawangi oleh Trinanti Sulamit dan Imam Hidayah. Cetusan pikiran yang cukup kritis dari keduanya ditampilkan dalam tulisan demi tulisan. Beberapa adalah tulisan karya mereka yang telah dimuat di media cetak. Ada juga tulisan yang khusus dibuat untuk kertas merah. "Mayday bukan hanya hari para buruh yang menolak diperbudak hanya karena mereka tak punya modal dan melacurkan diri mereka didalam pabrik-pabrik untuk sekedar kebutuhan hidup sehari-hari namun juga hari bagi seorang pekerja kerah putih yang bekerja di sebuah korporasi dan menolak jadi kelas menengah," tulis Imam 5 Mei 2005 lalu, menyambut 'Hari Buruh' (May Day) yang diperingati setiap tanggal 5 Mei. Di kesempatan lain, Blogger kertas merah pun mengkritisi posisi media dan konsumennya. "Iklim saat ini adalah iklim di mana media massa menjadi industri. Stasiun televisi saling berlomba-lomba meraih pemirsa. Apapun dilakukan untuk rating acara yang tinggi. Boro-boro editor menyensor atau memotong adegan yang tidak layak tampil, jika disukai pemirsa dan mampu mendongkrak rating, apa boleh buat bisnis adalah kepentingan utama. Hal inilah yang tidak disadari oleh sebagian besar pemirsa. Stasiun televisi kebanyakan tidak memikirkan apakah acara yang ditayangkan bermutu atau tidak, melainkan memikirkan bagaimana acara yang ditayangkan dapat mendatangkan banyak uang," tulis Trinanti yang punya nama pena Mimit. Sayangnya kertas merah tidak terlalu sering di-update. Padahal kritisi semacam ini penting juga untuk mengimbangi arus informasi yang ada di Internet. Seperti kata para Blogger kertas merah: 'jalan kita masih panjang... karena itu jangan mengerdip, tatap dan penamu asah...' Atau dalam hal ini, mungkin tepat juga ditambahkan '...lalu blog-mu update!"Nama Blog: kertas merahAlamat Blog: http://kertas-merah.blogspot.com/Blurb: jalan kita masih panjang... karena itu jangan mengerdip, tatap dan penamu asah...Hosting: Blogspot.com (Blogger)
(wicak/)