Sah, Elon Musk menjadi manusia pertama yang memiliki kekayaan USD 1 triliun atau setara Rp 18.000 triliun. Jika tumpukan uang tersebut disandingkan dengan Patung Liberty, visualisasinya akan sangat wow.
Kalau ingin membayangkannya, setumpuk uang kertas USD 100 senilai USD 1 juta tingginya hanya sedikit di atas 3 kaki (hampir 1 meter). Jika diperbesar menjadi USD 1 miliar, tumpukan tersebut tingginya lebih dari setengah mil (sekitar 804 meter).
Namun, pada USD 1 triliun, tumpukan tersebut mencapai ketinggian yang mencengangkan yaitu 679 mil atau setara 1.092 km lebih, hampir 11 kali jarak dari permukaan Bumi ke tepi luar angkasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begini jadinya apabila menyandingkan tumpukan uang setara valuasi SpaceX per 2026 yakni USD 1,77 triliun, dengan Patung Liberty setinggi 93 meter dan roket Starship setinggi 121-124 meter.
Begini jadinya apabila menyandingkan tumpukan uang setara valuasi SpaceX per 2026 yakni USD 1,77 triliun, dengan Patung Liberty setinggi 93 meter dan roket Starship setinggi 121-124 meter. Foto: NBC News |
Begini jadinya apabila menyandingkan tumpukan uang setara valuasi SpaceX per 2026 yakni USD 1,77 triliun, dengan Elon Musk dan mobil Tesla. Foto: NBC News |
Melansir NBC News, Rabu (17/6/2026), dalam hal daya beli, USD 1 triliun milik Musk dapat membeli 8.880 pesawat Boeing 737 atau tim New York Knicks sebanyak 102 kali.
Perbandingan lain, dibutuhkan waktu hampir 12 juta tahun bagi rumah tangga rata-rata di AS, yang berpenghasilan hampir USD 84.000 per tahun, untuk mengumpulkan kekayaan sebanyak itu. Kalau saja kamu cukup beruntung memiliki dan menghabiskan USD 1 juta per hari, dibutuhkan waktu 2.740 tahun untuk menghabiskan seluruh anggaran USD 1 triliun.



