Seperti yang dialami oleh SMA Badan Perguruan Indonesia (BPI) 1. Lebih dari 200 siswa dilatih oleh tim blogdetik untuk bisa membuat dan memanfaatkan blogdetik sebagai sarana belajar mengajar.
"Harapannya dengan adanya pelatihan ini maka akan ada percepatan untuk penerapan e-Learning di sekolah kita," ujar Deti Sudiarti, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA BPI 1 kepada detikINET di sela-sela acara, Jumat (24/7/2009) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan hanya mereka (murid-red) saja. Kita juga akan belajar IT, khususnya pemanfaatan internet untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Dari blogdetik mau ngga mengajar kami," pintanya.
Di tempat yang sama, Fajar Eri Dianto dari Telkom Speedy menambahkan bahwa pihaknya memfasilitasi penerapan aplikasi e-Learning di BPI 1 dengan memberikan pelatihan Blogvaganza serta pembelajaran masal kepada orang tua siswa.
"Ini bentuk dukungan kami terhadap pendidikan," tegasnya.
Pelatihan blog di SMA BPI 1 adalah pelatihan ke-4 dari rangkaian Blogvaganza yang rencananya akan digelar di 55 SMA di Bandung selama 6 bulan. "Di putaran pertama, target kami ada 17.500 anak SMA di Bandung go blogging," kata pria yang akrab dipanggil Om Eri oleh rekan-rekannya ini.
Pelatihan yang digelar selama 2 hari ini dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga selesai. Dengan antusias, sekitar 40-an siswa-siswi mengikuti pelatihan yang dipimpin oleh Zarona dari promosi detikbandung dan Agus Heri sebagai trainer dalam pelatihan tersebut.
"Kita bagi menjadi beberapa sesi pelatihan setiap harinya. Karena kapasitas laptop dan ruangan yang disediakan," kata Zarona. Sebanyak 40 notebook dan netbook baru disediakan oleh Axioo selama pelatihan. (afz/faw)