Adalah Michael Fiola, pria yang kurang beruntung itu. Semula, ia bekerja sebagai karyawan di Massachusetts Department of Industrial Accidents, sebelum akhirnya kepergok memiliki gambar pelecehan anak di laptopnya sehingga dipecat pada Maret 2007 dan menjalani proses hukum.
Tagihan internetnya yang lebih tinggi dari rekan-rekannya pada saat itu juga semakin memuncakkan kecurigaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis komputer terkemuka dari Amerika Serikat yang dilibatkan dalam kasus ini, Tami Loehrs, menyatakan bahwa pengunduhan konten pornografi ini terjadi tanpa sepengetahuan sang pemilik.
"Laptop itu telah terkontaminasi berbagai virus dan mungkin juga telah dibajak oleh cracker," ungkap Loehrs dalam keterangannya di pengadilan seperti dikutip detikINET dari The Register, Rabu (18/6/2008).
Meski bisa bernafas lega, Fiola tentu saja merasa dicemarkan namanya akibat kejadian ini. Untuk itu, ia berniat menuntut mantan perusahaan yang telah memecatnya.
Ingin tahu tentang virus baru yang lagi marak menyebar? Yuk, cari tahu di detikINET Forum!
(fyk/rou)