Pemuda yang memiliki nama keluarga Chen tersebut, mengaku telah membobol situs pemerintahan Guangxi yang menangani masalah gempa bumi. Pengumuman tentang masa berkabung korban gempa bumi berkekuatan 8 skala richter di situs ini diubahnya menjadi peringatan tentang adanya gempa bumi susulan.
"Bersiap-siaplah untuk menghadapi gempa bumi dengan kekuatan lebih dari 9 skala richter di Guangxi," demikian informasi palsu yang disebarkannya, seperti dikutip detikINET dari Xinhuanet, Senin (16/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untungnya, admin situs pemerintah ini menyadari aksi penyusupan yang terjadi. Ia juga diam-diam melakukan pelacakan terhadap si pelaku dan berhasil membongkarnya. Walhasil, Chen pun dibekuk polisi.
Ironisnya, ketika ditanya pihak berwajib, Chen mengaku mengacak-acak situs pemerintah hanya untuk memamerkan keterampilan komputernya sekaligus bersenang-senang.
Ingin berbagi cerita tentang kejahatan di dunia maya? Langsung gabung di detikINET Forum!
(faw/ash)